Pengin Dapat Cuan Jadi Merchant? Yuk, Pelajari Tipsnya

Siap   berbisnis baik secara online maupun offline, kamu perlu memikirkan bagaimana cara menerima  pembayaran dari pelanggan.

Pastinya di zaman digital, semua pelanggan menginginkan pembayaran yang termudah dan efisien.  Ngga ada yang pengin ribet.  Contohnya beli produk secara online, bayarnya harus offline atau cash.  Ribet banget bukan, kecuali COD.

Nach, untuk bisa mengakomodasi kebutuhan pembayaran pelanggan, kamu butuh untuk mendaftarkan diri jadi merchant.

Masih bingung tentang merchant?

Definisi merchant adalah individu atau kelompok yang bekerja sebagai penjual barang /jasa . Jika toko onsite pembayaran secara tunai, untuk merchant sistem pembayaran yang diterima dalam bentuk non tunai.   Untuk menjadi merchant, bekerja sama dengan bank dalam penyediaan layanan pembayaran melalui e-money bank yang bersangkutan.

Merchant juga terdiri dari dua yaitu merchant perorangan dan merchant berbahan hukum.   Pemilik merchant perorangangan adalah individu yang tak perlu mendaftar pendirian usaha berbadan hukum.

Merchant berbadan hukum didirikan berdasarkan system dan ketentuan pendirian usaha berbadan hukum. Setelah didaftarkan sebagai badan hukum, merchant akan mendapatkan ID penjual produk.

Produk yang dijual oleh Merchant

Apabila kamu ingin berjualan informasi dan fisik, kedua produk itu termasuk sebagai kategori merchant.   Produk fisik itu adalah barang yang ada dalam display konter atau barang seperti sprei, elektronik, makanan, alat rumah tangga, buku, kendaraan dan sebagainya.  Produk informasi berupa software, video, e-book, MP3 dan lainnya.

Perbedaan produk yang dijual secara online dan offline sangat berbeda. Untuk produk yang dijual online, jangkauan kepada pembeli lebih luas . Bahkan pemilik barang bisa bergabung dalam suatu e-commerce atau  marketplace atau suatu jaringan merchant.

Sementara untuk offline, pembeli harus datang ke toko dari pemilik.  Hal ini tentu kurang menguntungkan bagi pemilik toko karena jangkauannya kurang luas.  

Cara kerja merchant

Seperti yang telah dijelaskan di atas , untuk menjadi merchant , pedagang , pemilik toko perlu bekerja sama dengan bank.

Bank punya peraturan-peraturan yang harus dilakukan oleh pemilik toko.  Langkah-langkah yang berikut ini 

Langkah pertama:

Pemilik bisnis harus mendaftarkan toko online atau offline ke mitra yang mereka pilih.   Lalu, pemilik akan menyerahkan dokumen yang diperlukan.

Dokumen itu akan diproses oleh manajemen dari pihak mitra. Lalu divalidasi semua dokumen.TErm

Langkah kedua:

Setelah pemilik toko terdaftar sebagai merchant, dia akan memiliki virtual office.  Fungsi dari virtual office itu adalah sarana untuk menerima berbagai bentuk transaksi .

Bentuk penerimaan transaksi yang diterima adalah diskon virtual atau mata uang virtual, nantinya akan ditransfer oleh pihak pembeli.   Semua data pembeli dapat dikenali dengan cepat oleh pihak penjual.

Cara kerja yang demikian disebut cashless atau non tunai.  Cara pembayaran ini sangat memudahkan bagi setiap pelanggan yang melakukan pembelian produk tanpa harus membayar tunai.

Pembeli minta scan code kepada penjual sehingga pembeli dapat segera membayarnya.

Langkah ketiga:

Setelah pembayaran dilakukan maka penjual akan segera menyiapkan barang yang dipesan.  Produk akan dikirimkan sesuai dengan persetujuan dari kedua belah pihak, misalnya jenis pengiriman .

Keuntungan bergabung sebagai merchant

Sebelum menjadi “merchant, pastikan keuntunganmu sebagai merchant:

Berikut ini adalah keuntungan sebagai merchant:

1. Menjangkau banyak pelanggan

Kemudahan pelanggan untuk melakukan pembayaran atas barang yang dibelinya membuat pembeli lebih menyukai membeli barang yang mudah pembayarannya.

2.Transaksi Jual-beli terpantau dengan mudah

Salah satu solusi dari penjual untuk mengetahui volume dan detail transaksi adalah dengan melakukan transaksi melalui transaksi merchant.   

Transparansi dan pencatatan secara otomatis dalam satu sistem dan memudahkan penjual memantau pemasukan.

Baca juga : Brainstorming Metode Jitu untuk Gali Kreativitas

3.Meningkatkan kredibilitas bisnis

Dalam era digital setiap penjual tentunya akan mengikuti tren pembayaran yang diminati oleh pembeli. Saat ini pembeli menyukai pembayaran secara cashless. Jadi system ini harus diadopsi oleh penjual jika ingin penjualan lebih maju.

4. Mudah dan Praktis dalam Analisa Penjualan

Di poin #2 sebelumnya telah dijelaskan semua transaksi mudah dipantau.  Nach dengan mudahnya pantauan itu, rekapitulasi semua transaksi dapat dilakukan dengan sangat mudah, rapi dan praktis.

Dengan adanya pembukuan penjualan yang rapi, dapat menjadikan acuan atau sarana dalam menentukan strategi atau program pemasaran yang akan dilakukan.

Analisa penjualan akan jauh lebih mudah.

5.Mendapatkan eksposur dan program promo

Program promo yang diadakan oleh setiap merchant sangat berbeda satu dengan yang lainnya.  Sering terjadi promosi  mereka terkait dengan eksposur dari pihak mitra merchant.

Untuk meningkatkan keuntungan dari kedua pihak (mitra dan merchant), diperlukan kriteria merchant dengan kelas tertentu yang dapat bekerja sama .  

Bagaimana menemukan merchant di internet?

Ada beberapa penjual yang belum paham bagaimana mencari merchant di internet.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk menemukannya

1.Bergabung dengan jaringan afiliasi

Afiliasi merupakan perantara atau penghubung antara pihak afiliasi dengan pihak program afiliasi merchant.   Tujuannya untuk memudahkan pemilik website menemukan program afiliasi sesuai dengan websitenya masing-masing.

Seluruh administrasi telah dipersiapkan oleh jaringan afiliasi sehingga pihak merchant tidak perlu repot mengurus hal-hal yang tak diperlukan

2.Bantuan Search Engine

Jaringan afiliasi biasanya mengenakan biaya cukup mahal kepada merchant yang akan “join” dalam jaringan afiliasi.    Olhe karena itu merchant dapat menemukan dengan bantuan search engine. Misalnya situs topiknya tentang  pakaian anak, maka merchant harus mencari merchant yang menjual produk seputar pakaian anak.

Cara mencarinya di search engine dengan cara +pakaian anak + affiliate,  pakaian + affiliate,

Tanda “+” memastikan search engine menampilkan daftar pencarian seluruh kata di atas.

3.Bantuan website directory

Carilah website direktori di internet.  Beberapa yang jadi pilihan adalah DMOZ dan Yahoo Directory.

4.Affilate Directory

Pilihan lain adalah affiliate directory untuk dapat menemukan merchant.  Banyak sekali affiliate directory yang mampu berikan penilaian atas merchant yang telah terdaftar, sehingga memudahkan menemukan merchant yang tepat.

5. Perhatikan situs pesaing

Strategi yang  perlu dipilih adalah dengan memperhatikan website affiliasi milik pesaing Anda.  Beberapa hari dari mereka sudah menghasilkan keuntungan dari program afiliasinya. Coba lihat produk afiliasi yang ditawarkan.