Lima Poin yang Dilihat HRD dari CV kamu

5 Poin yang Dilihat HRD dari CV Pelamar Kerja

Ada lima poin pertama yang dilihat HRD dari CV pelamar kerja. Kabarnya, hanya dari lima poin ini saja, HRD sudah bisa menyimpulkan apakah Anda kandidat yang sesuai untuk lowongan pekerjaan tersebut atau tidak, dan apakah Anda perlu dipanggil untuk proses wawancara atau tidak.

“rahasia” yang pernah disampaikan Kak Nanda Rizky Kurniawan, seorang HR profesional sekaligus Career Coach , dalam akun instagramnya @nandarizky.k . Berikut di bawah ini dijelaskan lima poin pertama kali yang dilihat HRD dari CV kamu, kemudian apa yang perlu kamu perbaiki dari CV kamu, terutama untuk lima poin tersebut.

1. HRD Akan Cek Kemampuan/ Skill

Lima Poin yang Dilihat HRD dari CV kamu
Lima Poin yang Dilihat HRD dari CV kamu

Pertama, HRD akan menilai kemampuan kamu apakah sesuai dengan kualifikasi lowongan pekerjaan yang lagi kamu lamar, atau tidak. Jika syarat loker bertuliskan “kandidat harus memiliki kemampuan Photoshop atau CorelDraw”, maka di dalam CV, kamu mesti mencantumkan kemampuan penggunaan dan pengoperasian software tersebut.

Kamu bisa menunjukkan kemampuan kamu dengan cara menuliskannya di CV pada bagian “Deskripsi Diri”, atau ada juga yang sering menyebutnya “Tentang Saya”.

Jadi, dari beberapa kalimat yang kamu susun pada bagian “Tentang Saya”, kamu perlu sisipkan kalimat yang menjelaskan tentang kemampuan kamu. Agar makin terlihat HRD, tambahkan daftar kemampuan kamu di CV pada bagian “kemampuan/ skill”.

2. HRD Akan Cek Pengalaman Kerja

Tujuan HRD melihat bagian “pengalaman kerja” pada CV kamu yaitu untuk mengetahui seberapa hebat kemampuan kamu. Besarnya tingkat kemampuan kamu bisa dinilai dari pengalaman kerja kamu, dari berapa lama kamu menekuni bidang kemampuan kamu, juga dari deskripsi pekerjaan yang tercantum di CV kamu.

Kalau kamu fresh graduate, belum punya pengalaman kerja, kamu bisa mencantumkan pengalaman organisasi ataupun pengalaman mengikuti program internship/ magang. Keduanya bisa menggambarkan sejauh mana potensi dan kemampuan yang telah kamu sebutkan sebelumnya di bagian “Deskripsi diri” atau “Tentang Saya”.

Pengalaman-pengalaman tersebut bakal dinilai oleh HRD untuk dilihat kesesuaianya dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Prinsipnya, kalau kamu punya banyak pengalaman kerja, atau pengalaman organisasi, atau pengalaman magang, tampilkan lebih fokus dan detail hanya pada pengalaman yang sesuai dengan kualifikasi lowongan pekerjaan.

3. HRD Akan Cek Latar Belakang Pendidikan

Yang mau dilihat HRD dari CV di bagian “latar belakang pendidikan” yaitu apakah jurusan, tingkat pendidikan, atau nilai akhir kamu sudah memenuhi syarat kualifikasi minimal lowongan pekerjaan, atau belum.

Saran bagi kamu, tampilkan bagian ini dengan format yang rapi dan mudah dijangkau. Tak perlu semua riwayat pendidikan kamu, cukup pendidikan terakhir saja. Kalau kamu pernah mengikuti kursus yang mendukung keterampilan yang dibutuhkan perusahaan, ini juga jangan sampai kelewat ditampilkan. Bisa jadi nilai tambah kamu di mata perekrut.

4. HRD Akan Cek Foto Kamu

Lima Poin yang Dilihat HRD dari CV kamu
Lima Poin yang Dilihat HRD dari CV kamu

Kadangkala, walau tak melulu, lowongan kerja tertentu, terutama lowongan kerja jenis frontliner, mencantumkan syarat yaitu kandidat harus berpenampilan menarik. Pada saat itulah HRD akan cek seperti apa figur kamu.

Kalaupun di loker tidak ada syarat tersebut, HRD tetap akan melihat foto kamu sebagai bagian dari sekilas mengenal diri kamu. Tampilkan foto terbaik profesional kamu. Caranya yaitu foto dengan mata menghadap ke depan kamera, senyum, hindari pose dengan gaya berlebihan, dan kenakan pakaian rapi dan sopan.

5. HRD Tertarik Lihat Desain CV Profesional

Terakhir, desain CV juga tak luput dari penilaian HRD. Usahakan desain CV kamu terlihat profesional. Hati-hati dengan kreatifitas yang berlebihan. Terlalu banyak ornamen malah membuat pusing HRD dalam memahami isi CV kamu.

Ingat, CV adalah tentang isi bukan desainnya. Jadi, buatlah CV semenarik sekaligus sesederhana mungkin. Satu lagi yang tak kalah penting, sebaiknya selalu perbarui CV kamu tiap kali kamu akan melamar pekerjaan pada loker yang berbeda.

Baca Juga: Bagian “Tentang Saya” di CV, Lengkap Disertai dengan Contoh

Rahasianya sudah dibongkar. Mulai sekarang kamu mesti lebih hati-hati, tak asal bikin CV yang penting jadi, terutama untuk poin-poin penting tersebut.

Masih menurut kak Nanda, kalau kelima poin di atas sesuai dengan syarat dan kualifikasi lowongan pekerjaan, persentase kamu bakal diundang tahap wawancara sangat tinggi, yaitu mencapai sekitar 97%.

Tunggu apalagi, perbaiki CV kamu segera, dan dapatkan kesempatan wawancara pekerjaan impian kamu. Selamat mencoba, semoga berhasil ^^

Referensi:
Instagram Nanda Rizky Kurniawan, Carrer Counselor, https://www.instagram.com/p/CfKuKpvPn_4/, diakses 2 oktober 2022