Brainstorming Metode Jitu untuk Gali Kreativitas

Brainstorming Metode Jitu untuk Gali Kreativitas

Otak kita adalah bagian yang paling aktif untuk berpikir.  Manfaat gunakan otak dengan kreatif dan inovatif untuk bisa menggali dan menyelesaikan masalah.

Kenapa kamu tidak menggunakannya? Mungkin kamu mengatakan wah jika otak saya terbatas, harus ada kelompok lain yang juga membantu saya untuk ikut berpikir.

Jawaban yang sangat bagus.  Ketika kita gunakan otak kita bersama-sama untuk menyelesaikan suatu masalah, atau sering disebut dengan brainstorming maka masalah akan cepat selesai.

Apa brainstorming?

Ada beberapa definisi tentang brainstorming.    

Dari American Society for Qualitybrainstorming didefinisikan sebagai penciptaan ide untuk menghasilkan sejumlah besar ide-ide kreatif dalam jangka waktu singkat.

Dari Journal of Education and Practice, brainstorming merupakan cara yang efektif dalam mengembangkan ketrampilan berpikiran kreatif.

Secara sederhana, brainstorming adalah cara atau teknik mengumpulkan gagasan atau ide untuk mencari solusi dari masalah tertentu.

Tujuan 

Seringkali kita menganggap bahwa makin besar  jumlah orang yang ikut brainstorming makin baik hasilnya. Ternyata hasil dari gagasan ide yang begitu beragam itu bukannya baik tetapi justru membingungkan . Kenapa?  Jauh dari gagasan untuk menyelesaikan masalah dan tujuan.

Metode Brainstorming

Meta Plan

Brainstorming ACLC-KPK

Gunakan 1 kertas 1 ide yang direkomendasikan saat pelatihan.

Peran Fasilitator

a.Mengkategorikan (mapping)gagasan yang serupa

b.Diskusikan dengan peserta gagasan saja yang perlu diolah untuk disepakati sebagai solusi kesepakatan bersama.

Peserta diajak memberikan sumbang saran pemikiran sebanyak-banyaknya.Semua saran yang diberikan peserta ditampung, ditulis dan tidak dikritik. Pemimpin kelompok dan peserta diperbolehkan mengajukan pertanyaan hanya untuk meminta penjelasan.

Penyuluh menjelaskan masalah yang akan dibahas dan latar belakangnya, kemudian mengajak peserta agar aktif untuk memberikan tanggapan

Kelompok secara bersama meninjau kembali sumbang saran dan yang telah diklasifikasikan.Setiap sumbang saran diuji relevansinya dengan permasalahan yang dibahas.  Apabila terdapat kesamaan maka diambil adalah salah satu dan yang tidak relevan dicoren. Namun kepada pemberi saran dimintai argumentasinya.

Penyuluh dan pemimpin kelompok beserta seluruh peserta mencoba menyimpulkan poin-pin pemecahan masalah yang disetujui. Setelah semua puas, diambil kesepakatan terakhir cara pemecahan masalah yang dianggap paling tepat.

10 Prinsip Brainstorming agar berjalan efektif dan tidak buang waktu

1.Menentukan Tujuan 

Untuk memecahkan masalah atau mencapai goal tertentu, diadakan brainstorming.   Arah dan tujuan harus jelas. Demikian juga topik yang tidak sesuai dengan brainstorming harus dihapus.

2.Persiapkan ide sebelum sesi brainstorming

Temukan ide sebelum sesi brainstorming, bertukar pendapat dengan pikiran yang kosong.  Semua anggota harus siap dengan ide begitu sesi dimulai. Tentu ide kreatif yang sesuai tujuan.

3.Batas waktu

Jangka waktu yang baik dan efisien untuk brainstorming adalah sekitar 20-30 menit.  Pada rentang waktu ini peserta bisa fokus dan berdiskusi dan bertukar gagasan. Jika lebih dari itu, sulit mengendalikan ide yang tetap pada tujuan.  Saat diskusi gadget dimatikan

4.Beri  kesempatan semua peserta untuk bicara

Cara yang efisien dari brainstorming adalah memberi kesempatan bagi semua anggota untuk bicara. Katakan bahwa ide sekecil apa pun harus dikemukakan, jangan berkecil hati.  Gagasan baik bisa timbul dari siapa pun. Kita tidak bisa menghambat siapa untuk tidak berikan ide.

5.Tentukan satu orang pemimpin

Pemimpin yang bisa mengarahkan topik diskusi dan menarik kesimpulan dari hasil brainstorming.  Pemimpin juga dapat menciptakan suasana brainstorming yang kondusif, efektif, dan efisien

6.Catat semua ide

Perlu ada seorang yang bisa mencatat semua gagasan yang ditemukan.  Jika tidak dicatat pasti tidak ada yang mengingat sekian banyak gagasan.  Ada minutes of meeting.

7.Manfaatkan elemen pendukung visual

Brainstorming yang efektif akan berjalan lancar apabila ada elemen pendukung visual. Simbol dan gambar menjadi daya tarik yang berkaitan dalam sesi brainstorming.

Sebagai contoh, apabila brainstorming acara marketing, kamu dapat memilih foto pelanggan, konferensi, orang-orang yang berbaur.  Lalu dari gambar itu akan terlintas pikiran, kenangan, frasa atau pemikiran atau ide yang menarik pun akan muncul.

Baca juga: Pentingnya Leadership Bagi Karirmu

8.Ciptakan ruang brainstorming yang ramah

Ruangan yang sangat terbuka dan ramah akan membuat brainstorming jadi produktif .  Suasana itu mendukung peserta untuk mendukung semua ide dari peserta brainstorming.

9.Ajukan pertanyaan yang tepat dan sesuai

Salah satu cara efektif untuk merangsang peserta memberikan ide-ide yang out of the box adalah dengan memberikan pertanyaan.

Siapkan pertanyaan yang relevan dan membuat peserta bisa  membangkitkan ide.

10. Akomodasi berbagai gaya brainstorming

Sifat beberapa peserta yang introvert , membuat individu itu tak mungkin menjawab atau memberikan ide dengan terbuka.

Untuk itu adakan due sesi, refleksi individu dan pemikiran kelompok untuk hindari dominasi beberapa orang yang vokal dalam sesi brainstorming.

Brainstorming bukan sesuatu yang mudah untuk dikelola. Tapi kamu bisa melakukan dengan cara-cara di atas supaya mendapatkan ide baru yang brilian, sesuai tujuan.