5 Tips Agar Lebih Cepat Naik Gaji

5 Tips Agar Lebih Cepat Naik Gaji

Begitu hari yang penting dalam hidup sudah diraih, wisuda, hati kembali gelisah.  Kenapa?  Begitu banyak jumlah wisudawan, sekitar 500 orang.  Itu baru 1 universitas, bagaimana jika 3-5 universitas? Pasti jumlahnya makin banyak, sekitar 1500-2000 wisudawan.  

Dari sekian banyak wisudawan, apakah jumlah lapangan kerja sebanding dengan jumlah wisudawan?  Itulah kegelisahan dari para wisudawan yang baru saja sumringah karena baru saja lulus dari perjuangan selesai belajar di perguruan tinggi.

Perjuangan lain ada di depan mata.  Mereka mengharapkan bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai bidangnya.  Tidak berlebihan jika mereka juga mimpi dapat tawaran pekerjaan dengan gaji standar tapi naik gaji secepatnya  

Belum lagi jumlah tingkat pengangguran terbuka (TPK)yang jumlahnya cukup besar di tahun 2020 mencapai 9,77 juta  atau sebesar 6,49 persen.   TPK di tahun 2021 agak menurun sedikit mencapai 0,58 persen dibandingkan dengan tahun 2020.

Naik gaji  bagi seorang sarjana tentunya sangat diharapkan sekali.  Tapi perusahaan saat ini tak bisa memberikan gaji besar karena kondisi ekonomi yang belum pulih.  Kecuali kamu punya skill yang mumpuni yang sedang dibutuhkan oleh perusahaan.

Bagaimana kamu dapat meraih mimpi untuk naik gaji,sedangkan pengalaman minim?

Tentu saja ada beberapa trik yang perlu dipelajari agar kamu bisa memiliki keahlian khusus sebelum kamu melamar pekerjaan.

Berikut ini beberapa tips dan trik yang dapat kamu pelajari:

1.Belajar Berwirausaha

Apabila kamu ingin independen tidak bekerja dari perusahaan yang begitu sulitnya, kamu bisa mencari ide apa yang dapat menghasilkan uang .

Anak mahasiswa sudah mulai melakukan bisnis kecil-kecilan sejak jadi mahasiswa, dengan menerima pekerjaan sampingan seperti free lance, copy writer, fotographer, digital marketing.

Apalagi jika kamu punya kompetensi mengajar anak SD, SMP, SMA di bidang matematik, kimia. Pasti kemampuan mengajar itu dibutuhkan untuk anak-anak yang butuh pelajaran samping

2.Keahlian spesifik

Jika kamu punya keahlian spesifik seperti ahli matematik, kamu pasti bisa mengambil jurusan aktuaris.  Aktuaris adalah ahli yang dapat mengaplikasikan teori matematika, probabilita dan statistika, serta ilmu ekonomi dan keuangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan aktual pada sebuah bisnis khususnya yang berhubungan dengan risiko.

Umumnya, seorang aktuaris akan dihargai dan digaji besar meskipun kamu adalah seorang yang baru lulus.   Ilmu aktuaria itu sangat spesifik untuk industri perbankan, asuransi.

3.Mulai bekerja sejak sebelum lulus

Banyak waktu luang saat liburan yang bisa digunakan untuk mencari rezeki dan pengalaman kerja yang jadi portofolio kamu.   

Memang kerja di saat liburan itu biasanya sulit dilakukan di negara seperti di Indonesia, karena tidak ada lowongan khusus saat liburan.  Tapi ada cara untuk tetap produktif saat liburan dengan mencari pekerjaan sambilan.

4. Mengikuti Pelatihan dan sertifikasi

Saat kamu masih kuliah, gunakan waktu yang ada untuk tetap mengikuti pelatihan kerja dan kejar sertifikasi suatu bidang yang akan digeluti.

Pelatihan dan sertifikasi itu penting karena kamu punya pengalaman dan nilai plus sebagai seorang yang baru lulus.

5.Mengikuti program percepatan karir atau management trainee

Bagi seorang fresh graduate, ngga ada salahnya melamar pekerjaan untuk menjadi trainee atau sering disebut management trainee.

Saat jalankan management trainee, gajimu memang kecil karena perusahaan membayar kamu untuk belajar banyak hal, bukan bekerja.

Begitu kamu lulus sebagai management trainee, kamu pasti dapat posisi yang lebih baik di jajaran manajemen.  Dengan demikian, gaji kamu pasti akan mendapat gaji besar dibandingkan mereka yang masih berada di level klerikal.

Baca juga: 10 Tips Jadi UMKM Naik Kelas

Siapkan dirimu untuk meraih gaji yang besar dengan mengikuti tips dan trik yang telah dijelaskan di atas.   Sukses untuk gaji besar dapat  diraih dengan kerja keras sebelum lulus perguruan tinggi.