kesalahan-bangun-self-development

5 Kesalahan Membangun Self Development dan Self Improvement

Tidak sedikit orang yang melakukan kesalahan ketika membangun self development dan self improvement. Karena itu, proses yang berjalan tidak dapat maksimal bahkan tanpa membuahkan hasil sehingga hanya sia-sia saja.

Dalam mengembangkan diri dan meningkatkan performa beberapa sikap positif harus dilakukan. Bukan hanya dalam bentuk tindakan, tetapi juga pikiran. Awal dari permasalahan adalah kekhawatiran dan rasa takut yang belum bisa. Hal ini menyebabkan seseorang terkungkung dalam kondisi sekarang sehingga tidak bisa menjadi lebih madu.

Beberapa Kesalahan Membangun Self Development dan Self Improvement

Agar bisa lebih berkembang, pertama, seseorang harus mau membuka hati dan memupuk rasa optimis. Sikap terlalu pesimis menjadikan tidak ada semangat untuk berubah. Karena itu, untuk menjadi lebih baik tindakan pertama adalah mengubah cara pandang. Berikut beberapa Kesalahan membangun self development dan self improvement:

1. Tidak mau membuka pola pikir

Kesalahan pertama dan yang menyebabkan seseorang tidak pernah bisa maju adalah enggan untuk membuka pola pikir. Anggapan bahwa apa yang dipahami dan diketahui saat ini sudah cukup dan maksimal, harus diubah.  Untuk meningkatkan kemampuan seseorang harus mau membuka pola pikir dan mempunyai semangat untuk mencari tahu tentang semua hal.

2. Susah menerima masukan

Berikutnya, kesalahan yang sering terjadi adalah tidak mau menerima masukan. Karena merasa sudah paling benar, tidak pernah memperhatikan saran orang lain. hal ini merupakan sikap negatif yang menghambat seseorang untuk maju. Perasaan sudah paling pintar dan benar menyebabkan seseorang kurang bisa menerima inovasi sehingga semakin lama akan tertinggal.

3. Tidak mempunyai jiwa berkompetisi

Setiap orang harus mempunyai jiwa berkompetisi. Jika hanya pasrah dan menyerah, maka tidak akan ada peningkatan dari sisi development maupun improvement karena merasa semua sudah maksimal.

Untuk bisa berubah menjadi lebih baik, seseorang harus mempunyai keinginan untuk bersaing secara sehat, menerima tantangan dan yakin bisa menjadi pemenang. Tentu saja semangat dan usaha harus mengimbanginya sehingga apa keinginan tersebut dapat tercapai.

4. Mudah panik

Apakah kamu termasuk orang yang mudah panik? Buang jauh-jauh hal tersebut. dalam kondisi panik seseorang akan sangat mudah salah langkah dan tidak rasional. Sikap tenang, sabar dan tetap jeli ketika mengambil keputusan saat menghadapi masalah sangat penting. Dengan demikian pada saat genting tersebut, pikiran dan rasio masih berjalan. 

Hal ini sangat penting agar dapat mengambil tindakan dengan tepat. Tidak sedikit lawan yang menang karena memanfaatkan kelemahan ini. karena itu, secara bertahap kita harus mampu mengubahnya dengan tetap berpikir jernih dan tenang.

5. Terlalu bergantung pada barang atau orang

Ketergantungan terhadap apapun bukan siap yang baik. sebagai contoh, seseorang yang tergantung pada HP. tanpa smartphone dia tidak bisa melakukan banyak hal. Catatan, dokumen penting hanya tersimpan dalam satu alat ini,misalnya. Hal tersebut sangat tidak baik. pada saat HP rusak atau tertinggal, orang tersebut mungkin tidak akan bisa melakukan apapun.

Begitu juga sikap tergantung pada orang. Contohnya asisten atau rekan kerja. Tanpa mereka akan merasa tidak berguna, kurang percaya diri sehingga tidak mampu mengambil keputusan penting. Sedangkan tujuan dari self development dan self improvement adalah menambah kemampuan dan potensi dengan pengembangan dari dalam diri seseorang tersebut.

Setiap orang harus segera menyadari kesalahan membangun self development dan self improvement agar bisa melakukan perubahan. Dengan demikian, secara bertahap potensinya akan lebih berkembang dan mampu mendapatkan kesuksesan.