beda self development dan self improvement

Perbedaan Self Development dan Self Improvement

Sampai saat ini masih banyak yang bingung mengenai perbedaan self development dan self improvement. Sedangkan keduanya meski terkait dengan pribadi namun berbeda. Kebingungan tersebut sebenarnya wajar karena memang sepintas hampir sama.

Agar mudah untuk membedakan, langkah pertama adalah memahami pengertiannya terlebih dulu. Selanjutnya mengklasifikasikan tindakan yang dilakukan apakah masuk sebagai self development atau improvement.

Pengertian Self Development dan Self Improvement

1. Self development

Dalam bahasa Indonesia development berarti membangun. Istilah self development sendiri berarti kegiatan untuk membangun karakter, kebiasaan dan tindakan yang penting untuk meningkatkan kualitas. 

Agar secara pribadi bisa berkembang maka seseorang perlu menambah skill, keterampilan, potensi dan bakatnya secara maksimal. Hal tersebut bisa terlaksana jika menyadari mempunyai keunggulan apa. 

Bisa jadi saat ini keunggulan tersebut masih belum terlihat karena memang tidak menemukan media atau sarana untuk mengembangkannya.  Karena itu harus menemukan lingkungan dan semangat dan pendukung yang tepat sehingga bakat atau potensi terpendam dapat tereksplor secara sempurna.

Seseorang tidak akan dapat melakukan improvisasi atau penambahan kapasitas jika karakter dan potensinya belum terbangun dengan maksimal. Kunci utama dalam self development adalah mengembangkan kualitas pribadi. Dengan demikian bisa memperbaiki dan mengembangkan diri sesuai kapasitasnya. 

Tindakan self development sangat beragam, tergantung dengan kasus dan tujuan. Bisa jadi secara pribadi kita bermasalah karena masih malas, kurang PD dan selalu menutup diri. Namun ada juga yang bermasalah dalam pengaturan finansial.

Semua tindakan untuk pengembangan harus mengacu pada kasus tersebut. Seseorang bisa dengan sendirinya menemukan permasalahan penyebab kurang berkembang dan dapat melakukan perbaikan. Kadang ada juga yang perlu mendapat support pihak lain untuk menyadari masalah yang dihadapi. Contoh self development adalah:

● Meningkatkan rasa percaya diri

● Mengenali kemampuan pribadi

● Menambah koneksi sehingga peluang untuk sukses lebih besar

● Meningkatkan rasa percaya diri

2. Self improvement

Self improvement terkait dengan pengembangan diri sendiri sehingga lebih berkualitas, dan meningkatkan daya saing. Proses yang dilakukan terus-menerus atau kontinyu. Prosesnya berkaitan dengan kualitas hidup sehingga lebih baik. 

Salah satu kelemahan seseorang adalah terlalu fokus pada kelemahan tanpa mengimbangi dengan peningkatan potensi diri. Sedangkan dengan melakukan self improvement sebenarnya kita sudah meningkatkan daya saing dengan mengedepankan kemampuan. 

Agar seseorang bisa melakukan peningkatan kemampuannya bisa dengan membaca, mengikuti pelatihan atau bergabung dengan komunitas. Tidak sedikit juga yang datang pada ahli untuk mendapatkan saran dan support sehingga lebih bersemangat untuk meningkatkan kemampuan. 

Lalu apa saja yang bisa dilakukan? banyak hal simpel yang menjadikan kita mampu melakukan penambahan kapasitas dengan sangat mudah. Untuk mencapai hal ini, seseorang tidak selalu harus menganut atau berpatokan pada orang lain, namun menyesuaikan dengan kemampuan dan keinginan. Hal yang bisa dilakukan adalah:

● Memperbaiki kualitas tidur sehingga lebih nyaman dan sehat

● Membuat planning, langkah untuk mencapai dan menjalankannya step by step.

● Berdamai dan mau menerima keadaan sendiri.

● Membaca buku, menyaksikan YouTube dan tindakan simpel lainnya.

Semua orang perlu melakukan self development dan self improvement sehingga tingkat kehidupannya meningkat dan menjadi lebih baik. Tidak harus melakukan hal yang susah, bahkan hanya dengan mengubah sedikit kebiasaan, menambah semangat dan jadwal melakukan hal atau kebiasaan baik sudah cukup.