Top Influencer

10 Langkah Jadi Influencer Top

Seorang top influencer sedang membuat konten. Sumber: pexel: Gustavo Fring

Setiap orang  ingin jadi  influencer top  seperti  Raffi Ahmad, Atta Halilintar.

Mereka gampang dapat kerja dan kesempatan untuk jadi ambassador dari beberapa brand industri yang sangat rekomen.

Ech sebelum ngomongin  pekerjaan influencer yang sudah “top”, apakah kamu sudah paham apa arti “influencer”?

Influencer membuat dampak yang besar pada berbagai industri dengan sharing kepandaian, rekomendasi tentang apa yang terjadi di industri saat ini.

Jadi influencer professional, kamu pasti akan mendapat karir , jaringan, brand bahkan kamu dapat mencapai status influencer yang dicari orang karena  expertise kamu di bidangmu.

Pekerjaan Influencer adalah seseorang yang memiliki popularitas tertinggi atau kewenangan di industri mereka.  

 Mereka bisa dianggap sukses sebagai influencer karena pengalaman, sukses dan expertisenya dalam bidang influencer.

Dampaknya industri mencari opini, pengetahuan bahkan nasehat mereka.  Perusahaan bermitra dengan influencer  sebagai strategi marketing dengan harapan pengunjung (“follower”)  akan terpengaruh untuk membeli produk perusahaan tersebut.

Perlu diingat bahwa seseorang influencer tak perlu menjadi selebritas kelas papan atas.  Cukup sebagai “Micro-influencers” dapat merepresentasikan sebagai influencer yang punya 50.000 pengikut di platform social media.

Peringkat dari influencer:

  • Nano Influencers:  1.000 – 10.000 pengikut
  • Micro Influencers:  10.000 – 50.000 pengikut
  • Mid-tier-influencers: 50.000 – 500.000 pengikut
  • Marco influencers:  500.000 – 1.000.000 pengikut
  • Mega influencers:  Lebih dari 1.000.000 pengikut

Inilah 10 langkah bagi Kamu untuk memulai karir sebagai influencer

1. Temukan niche Anda

Pertama kamu menemukan spesialisasi kamu dalam industri yang ingin kamu focus.  Untuk melakukan hal ini , kamu harus punya passion dan kekuatan dalam bidang kamu.  Dengan memilih niche yang berkaitan dengan passion kamu akan terasah terus untuk menggali kemampuanmu.

Memilih salah satu niche lebih baik ketimbang semua niche.  Kamu bisa fokus pada industri itu dan memudahkan kamu untuk menarik pengunjung .   Juga hal ini akan membantu pengunjung yang spesifik, yang memang tertarik dengan konten dan kebutuhanmu.

  • Travel
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Sports
  • Food 
  • Beauty
  • Skincare
  • Gaming
  • Movies
  • Tech
  • Career Coaching
  • Fitness
  • Financial Services

2. Pilihlah  Platform social media

Untuk berkembang sebagai influencer, kamu harus memilih platform social media yang sesuai dengan niche dan target pengunjung   Kamu harus memutuskan siapa target pengunjung, buatlah riset platform dimana pengunjung sering berinteraksi dan menggunakannya.

Media sosial untuk influencers

  • Instagram
  • TikTok
  • YouTube
  • Facebook
  • Twitter

Pertimbangkan juga untuk memilih platform sosial media yang mana yang cocok untuk kontenmu untuk diposting.  Sebagai contoh untuk industri kreatif, sebagai seorang artist,  kamu mungkin punya profil sosial media yang fokus untuk sharing gambar, video dari pekerjaanmu.

3.Kembangkan Strategi kontenmu

Untuk membangun sebuah konten dengan kualitas tinggi, kamu harus punya strategi dulu apa yang bernilai disajikan kepada pengunjung.   Buatlah Format dan konten dalam sebuah konsep. Lalu jabarkan dalam eksekusinya.

4.Bangun dan pertahankan website

Saat kamu sudah punya nama, pasti orang langsung mencarimu lewat website.  Pertahankan website yang merupakan ajang pertemuan dengan klien.  Contohnya ajak klien untuk “sign up”newsletter sehingga mereka bisa terupdate terus konten terbarumu.

5.Konsisten

Saat kamu sudah punya konten dengan kualitas yang bagus, kamu harus secara konsisten mempertahankan untuk update tiap hari  .  Jika kamu tidak konsisten, pengunjung akan ke luar menjadi pengunjung setia.

Agar kamu tetap ingat kapan kamu harus update, buatlah jadwal yang ketat, lalu ada  “tools” yang otomatis membuat konten terposting.

Setiap posting yang mendapat komen dari penggemarmu, perlu dijawab karena konektivitas itu sangat penting sekali.

6. Miliki pendapat

Ada banyak artikel, posting dan konten yang bermacam-macam,  diingatkan supaya ada pendapat dari setiap kontenmu . Hal ini yang membedakan dirimu dengan konten lain. Sharing pengalaman jadi hal yang lebih penting.

7.  Merespon dan mengajak bicara pengunjung

Berinteraksi dengan pengunjung setiamu jadi hal yang sangat penting.Caranya dengan menjawab pertanyaan atau komentar, sisihkan waktu untuk selalu sharing dengan pengunjung. Mungkin juga adakan survei kecil-kecilan, apa yang dikehendaki oleh pengunjung untuk konten di masa depan.

Baca juga : 7 Tips Bikin Engagement di Instagram Meningkat!

8. Kembangkan jaringan

Mengembangkan jaringan dengan sesame influencer akan mengembangkan pengunjung.  Untuk bisa mengunjungi influencer lain secara online,  kamu dapat memberikan komentar dan sharing untuk sekedar memberi sapaan kepada mereka, juga ajak mereka untuk “follow” profilmu.

Baca juga: Pentingnya self improvement dan self growth

9. Evaluasi dan catat progres

Setiap platform sosial media menyediakan “insights, analytics “ dari semua performance maupun demographic . bahkan engagement rates  dari pengunjung.

Indikator ini merupakan informasi yang bermanfaat untuk mengetahui kapan kesempatan atau networking dalam suatu industri.   Anda bisa memanfaatkan data sebagai “otoritas”  dan “ajakan jadi pengunjung”.

Makin data yang impresif, makin besar kesempatan kerja sama dalam marketing agar usahamu makin berkembang.

10.  Selalu “uptodate”  dan tren

Sebagai seorang influencer,  pengunjung punya ekspektasi bahwa kamu akan menyediakan berita terakhir, trend dan informasi yang lengkap tentang suatu industry.

Anda harus ikuti industry secara uptodate dan menyediakan atau sharing beritanya dengan perspektif dari dirimu.

Hal ini sangat penting karena saat pengunjung mencari sesuatu yang sedang tren , mereka dapat menemukan dari postinganmu.

Sudah paham tentang influencer!  Pasti dong, kamu sekarang tinggal siapkan dirimu jadi influencer handal dan top dengan resep di atas.

Sumber reference:

How To Become An Influencer in 10 Steps:  https://www.indeed.com/career-advice/career-development/how-to-become-influencer