Wajib! Pahami Isi Konten Dalam Membuat Curriculum Vitae (CV)

curriculum vitae
freepik.com/author/pikisuperstar

Saat ini, Curriculum Vitae (CV) merupakan salah satu dokumen penting ketika kamu akan melamar kerja di sebuah perusahaan. Memang banyak contoh CV yang luas beredar di internet, namun struktur konten satu dengan yang lainnya kadang berbeda-beda.

Kamu mungkin akan berfikir bagaimana isi konten yang baik dan benar di dalam dokumen CV. Dengan isi konten CV yang baik dan relevan, kamu akan lebih percaya diri CV kamu akan menarik perhatian HRD atau siapapun yang membacanya. Sebelum membahas isi konten CV, lebih baik kamu mengenal lebih dalam apa itu CV.

Apa itu Curriculum Vitae (CV).

Dilansir dari Akupintar, Curriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup adalah dokumen yang memuat informasi keahlian seorang pencari kerja. Di dalam dokumen CV memuat tentang data diri, latar belakang pendidikan, keterampilan, pengalaman profesi, dan lain-lain.

Baca juga : Memahami Analisis SWOT Bagi Perusahaan

Pada umumnya, CV dibuat secara kronologis atau berurutan. Arti dari kronologis yang dimasksud adalah informasi yang disampaikan diurutkan sesuai dengan rentetan waktu dari dulu hingga kini. Selain itu, dalam pembuatannya lengkap dengan deskripsi yang jelas dan padat pada setiap poin-poinnya.  

Dalam pembuatan CV, kamu harus mengetahui untuk keperluan apa kamu membuat CV sehingga dapat mendeskripsikan isi dokumen dengan baik dan sesuai. Perlu kamu ketahui, CV pada umunya digunakan untuk kegiatan akademik dan non akademik. Dibalik semua itu, dalam membuat CV yang baik, kamu harus mengetahui basic pembuatan atau penulisan CV itu sendiri.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat membuat dan Mendesain CV

Dalam membuat tampilan yang menarik, kamu harus menyatukan setiap elemen di dalam dokumen CV. Elemen yang dimaksud yaitu penulisan, tata letak dan penggunaan warna. Dilansir dari Gramedia, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat dan mendesain CV, yaitu:

  • Penulisan, gunakan bahasa yang baku saat merancang penulisan. Jangan terlalu bertele-bertele saat menjelaskan suatu poin, artinya penulisan yang dimaksud adalah padat dan jelas.
  • Tata letak, pastikan untuk desain tata letak atau lokasi elemen ditempatkan menarik dan elegan agar menarik perhatian HRD atau pun pembaca.
  • Isi konten, bedakan judul dan deskripsi dengan ukuran font dan ketebalan font.
  • Warna, gunakan warna dan background yang simple agar mampu menampilkan informasi dengan baik dan menarik. Sebaiknya kamu jangan menggunakan desain yang tidak terlalu mencolok agar pembaca merasa enak dan nyaman saat membacanya. Akan lebih baik jika kamu memahami roda warna konten dan background agar desain terlihat harmonis.

Langkah Pembuatan CV yang Baik dan Benar

1. Memasukkan Identitas Diri

Data diri seperti nama terintegrasi dengan dirimu dari lahir. kamu wajib menyertakan identitas dirimu yang menunjukan bahwa keterangan identitas diri adalah dirimu.

Dalam membuat CV, Identitas yang dimuat berupa nama lengkap, alamat dan kontak profil (email, nomor telepon, media sosial). Kamu dapat menampilkan foto profilmu dengan sopan untuk menambah data tarik pembaca.

2. Memasukkan Jenjang Pendidikan

Selanjutnya yaitu memasukkan jenjang pendidikan. Jika kamu membuat CV untuk melamar kerja, maka jenjang pendidikan menjadi hal penting karena kadang sebuah perusahaan memiliki kualifikasi dalam mengemban sebuah job nantinya.

Dalam menuliskan jenjang pendidikan di dalam CV diurutkan berdasarkan urutan waktu. Misalnya menuliskan jenjang pendidikan dari SD, SMP hingga ke perguruan tinggi. Alangkah baiknya kamu juga menyertakan tahun saat menempuh jenjang pendidikan tersebut.

3. Memasukkan Keahlian yang dimiliki

Bila kamu memasukkan keahlian-keahlian di dalam dirimu, kama tentu akan menambah kualitas di dalam CV. Apalagi saat melamar kerja, keahlian menjadi poin penting agar kamu lolos.

Saat melamar kerja, kadang HRD akan sangat terpaku kepada keahlian pada dokumen CV. Sebaiknya, saat melamar kerja di suatu perusahaan tertentu, kamu dapat menyesuaikan keahlian yang kamu kuasi dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar.

4. Memasukkan Informasi Tambahan Lainnya

Informasi lainnya yang dapat ditambahkan dalam CV kamu yaitu pengalaman kerja, pengalaman organisasi dan lain-lain. Pastikan informasi tersebut memang pernah dilalui dan datanya asli. Informasi ini juga akan menjadi nilai tambah karena menambah bobot kualitas dalam dirimu.

Setelah membuat CV jangan lupa review kembali agar tidak terjadi kesalahan. Pembuatan CV harus dapat mendeskripsikan dirimu dan juga poin poin menarik yang dapat kamu tonjolkan ke pembaca. Kamu harus mengetahui objek pembuatan dokumen CV sehingga kamu dapat merancang dengan baik. Selain itu, kamu wajib mengetahui isi-isi dalam pembuatan dan hal-hal yang membuat dokumen CV menarik.

Sumber Referensi:

  1. Cara Membuat CV (Curriculum Vitae) yang Baik dan Menarik
  2. Cara Membuat CV Yang Menarik dan Benar