sebuah-seni-untuk-bersikap-masa-bodoh

3 Buku Self Development yang Bisa Membuka Pikiranmu

Tiap-tiap pribadi hidup dalam koridor sesuai tujuan yang ingin dicapai. Entah tujuan apapun itu yang pasti semua pilihan berdampak baik bagi hidup. Tujuan hidup akan membuat perkembangan hidup. Masing-masing pribadi pun punya alat ukur untuk menilai apakah tujuan telah tercapai maksimal, perlu pembenahan, atau dinilai gagal.

Dalam rangka pencapaian tujuan, membaca buku self development menjadi salah satu pilihan yang tak bisa diabaikan. Terbukti banyak pemikiran baru, penemuan yang tak disangka, hingga terbukanya banyak peluang disebabkan kebiasaan membaca buku, khususnya buku self development.

Lantas buku self development apa yang disarankan untuk kamu baca? Berikut ulasannya.

Sebuah seni untuk bersikap bodo amat karya Mark Manson

Tagline buku ini cukup menarik pembaca seperti yang tertera di cover-nya, yaitu pendekatan yang waras demi menjalani hidup yang baik.

Novel setebal 246 halaman ini mengisahkan tentang seorang bernama Charles Bukowski dengan hidup yang cukup memprihatinkan. Ia adalah seorang yang tidak disukai karena perangai yang kurang baik, seperti suka mabuk-mabukan, berjudi, mempermainkan wanita. Namun ia bercita-cita menjadi seorang penulis terkenal. Tentu saja karyanya selalu ditolak penerbit dengan alasan tulisannya tidak bermoral.

Namun pada akhirnya Bukowski bisa membuktikan pada dunia bahwa ia bisa bertahan dari berbagai kegagalan dengan bersikap ‘bodo amat’. Kisah yang tentunya sarat pesan moral bagi pembaca.

Buku laris ini telah terjual dengan jumlah eksemplar tak diragukan. Tentunya ada hal menarik di dalam buku ini, bukan?

Jika kita tak pernah jadi apa-apa karya Alvi Syahrin

Kegalauan menghadapi masa depan mungkin menjadi masalah banyak orang. Masa depan yang diidamkan sangat cerah, tetapi banyak hal yang seolah membuat cerahnya masa depan menghadapi banyak rintangan.

Sang penulis membuat buku ini dengan format membaginya ke dalam beberapa cerita pendek. Cerita ini sangat ringan dibaca karena relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Alvi Syahrin menyatakan bahwa buku ini ditulis dengan sepenuh hati untuk para murid, mahasiswa, fresh graduate yang sedang berjuang mencari pekerjaan, hingga para pekerja di usia seperempat abad.

Ditujukan pula untuk anak pertama yang tertekan, anak tengah yang tidak pernah dilihat, dan anak bungsu yang selalu diremehkan, serta anak rantau yang merindukan kampung halaman.

Besar harapan penulis setelah membaca buku ini penulis tidak lagi merasa khawatir akan masa depan. Karena sesungguhnya setiap orang memiliki teman dalam menghadapi masalah yang sama. Kebersamaan akan mendatangkan kekuatan.

Atomic Habits karya James Clear

Tagline buku ini seolah sangat dekat dengan kehidupan saya, yakni cara mudah dan terbukti untuk membentuk kebiasaan baik dan menghilangkan kebiasaan buruk.

Dikisahkan bahwa James Clear mengalami satu kejadian yang tidak mengenakkan sehingga membuat dia cedera. Sayangnya, kejadian ini menyebabkan ia tidak bisa masuk grup inti bisbol, olahraga yang ia senangi di SMA.

Berusaha bangkit dalam hidup membuat James menemukan kebiasaan baru. Walaupun tentu saja banyak aral yang harus ia lalui demi pembentukan kebiasaan tersebut. Buah kerja keras James begitu manis. Ia mengukir banyak prestasi di bangku universitas.

Sang penulis mengungkapkan bahwa kekuatan dahsyat didapatkan dari hasil kebiasaan yang sederhana, yaitu dari empat perubahan sangat kecil yang menghasilkan perbedaan besar. Empat langkah tersebut adalah menjadikannya terlihat, menjadikannya menarik, menjadikannya mudah, dan menjadikannya memuaskan. Bila seseorang menginginkan hasil yang terbaik dalam hidup, maka orang tersebut harus melupakan sasaran yang dituju dan fokus kepada sistem.

Atomic Habits sukses menjadi buku self development terlaris di Gramedia baik secara online maupun offline.

Demikian tiga buku self development yang bisa membuka pikiranmu. Seseorang yang membaca buku sebenarnya ia tengah mengisi ruang pikiran dengan pemikiran orang lain. Tentunya orang berpengaruh yang menggapai sukses terdahulu. Buku manakah yang sangat ingin kamu baca? Atau malah sudah baca semua?