Keseimbangan Pekerjaan dan Keluarga dalam Kehidupan Wanita Karier

Edisi Khusus Wanita Karir: Tips Meraih Keseimbangan Pekerjaan dan Keluarga

Wanita yang melanjutkan karir-nya setelah berumah-tangga, mau tak mau, bakal mengemban tanggung jawab tambahan. Selain sebagai pekerja profesional, di sisi lain Anda juga berperan sebagai ibu rumah tangga, sebagai istri bagi suami, dan ibu bagi anak-anak.

Tak mudah memang, tapi bukan berarti peran sebagai wanita karir dan ibu rumah tangga tak bisa berjalan secara beriringan. Selama Anda mampu menjaga keseimbangan pekerjaan dan keluarga, Anda tak perlu mengorbankan pekerjaan demi keluarga, ataupun sebaliknya, mengorbankan keharmonisan keluarga demi pekerjaan.

Menciptakan Keseimbangan dalam Pekerjaan dan Keluarga

Keseimbangan Pekerjaan dan Keluarga dalam Kehidupan Wanita Karir
Ciptakan Keseimbangan Pekerjaan dan Keluarga

Apapun latar belakang yang mengharuskan Anda jadi seorang wanita karir, entah itu karena tuntutan ekonomi, kemandirian ekonomi, atau bentuk aspirasi dan aktualisasi diri atas keahlian dan kemampuan yang Anda miliki, Anda perlu menciptakan keseimbangan dalam pekerjaan dan keluarga.

Menurut Dian Sri Utami, dosen Psikologi Universitas Islam Indonesia, dalam tesisnya, yang dimaksud dengan keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga tak cuma dinilai dari kesamaan jumlah atau porsi waktu, tenaga, dan pikiran, yang Anda alokasikan untuk masing-masing unsur tersebut, pekerjaan dan keluarga.

Lebih dari itu, keseimbangan yang dimaksud lebih diartikan secara psikologis dan mental, berbicara tentang hakikat dari keinginan dan motivasi yang kuat dalam diri Anda untuk menciptakan keseimbangan pekerjaan dan keluarga. Berikut di bawah ini tips praktikal sehari-hari dan sederhana supaya Anda, sebagai seorang wanita karir, bisa meraih keseimbangan pekerjaan dan keluarga.

BACA JUGA: 6 Langkah Manifestasi untuk Mencintai Diri Sendiri

Berbagi Tanggung Jawab Pekerjaan Rumah Tangga dengan Pasangan

Keseimbangan Pekerjaan dan Keluarga dalam Kehidupan Wanita Karir
Berbagi Tanggung Jawab Pekerjaan Rumah Tangga dengan Pasangan

Anda tidak sendirian. Tak mesti semua urusan rumah tangga Anda ambil alih sendiri. Lagipula sebenarnya, tugas-tugas rumah tangga bukanlah tanggung jawab Anda saja semata. Sebaiknya komunikasikan dengan pasangan dan anak-anak mengenai pembagian tugas rumah tangga. Sesuaikan porsinya dengan kemampuan masing-masing anggota keluarga.

Beban pekerjaan yang berat tentu lebih ringan jika dikerjakan secara gotong royong bersama-sama. Hanya ingat, hindari kesan “menyuruh” atau “memerintah” pada saat Anda membutuhkan pertolongan.

Selain itu, jika diperlukan, Anda dapat menggunakan asisten rumah tangga untuk membantu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

Sediakan Waktu Khusus Setiap Hari Bersama Keluarga

Keseimbangan Pekerjaan dan Keluarga dalam Kehidupan Wanita Karir
Sediakan Waktu Khusus Setiap Hari Bersama Keluarga

Karena tak cukup banyak waktu yang tersedia, Anda perlu sediakan waktu khusus bersama keluarga. Ajak pasangan dan anak-anak agar punya komitmen yang sama dalam mematuhi dan mengikuti waktu khusus yang telah ditentukan.

Anda bisa melakukannya ketika sarapan pagi bersama, makan malam bersama, dan sharing sebelum menjelang waktu tidur malam. Bangun komunikasi yang hangat dan berkualitas bersama pasangan dan anak-anak.

Selama berada di rumah, maksimalkan waktu bersama keluarga. Batasi urusan pekerjaan, termasuk memeriksa email pekerjaan atau melakukan panggilan telepon pekerjaan. Kalau perlu, silakan komunikasikan hal ini dengan rekan kerja dan atasan Anda.

Hal lainnya yang tidak kalah penting, selama berada di rumah, disiplinkan diri Anda dari penggunaan gadget yang berlebihan.

Fokus Pada Saat Bekerja dan Tetap Terhubung dengan Keluarga

Sudah seharusnya Anda tetap menunjukkan kinerja yang baik dalam pekerjaan walau di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga. Optimalkan jam kerja Anda. Fokus pada penyelesaian pekerjaan hari ini. Hindari hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian pada saat bekerja.

Urusan rumah tangga bisa jadi distraksi bagi Anda saat bekerja. Bukan berarti Anda sedang mengabaikan urusan keluarga. Selesaikan dulu pekerjaan Anda, sehingga setelahnya Anda bisa fokus mengurus rumah tangga tanpa terganggu pekerjaan yang belum tuntas. Karena biar bagaimanapun, secara tidak langsung, stres pekerjaan sedikit banyak berpengaruh terhadap keharmonisan rumah tangga Anda, begitu pun sebaliknya.

Kemudian, hindari buang-buang waktu pada saat bekerja. Daripada gosip dengan rekan kerja pada saat jam istirahat kantor, lebih baik Anda manfaatkan jam istirahat dengan cara komunikasi via ponsel dengan pasangan dan anak-anak.

Jadilah Wanita Karir yang Keren

Keseimbangan Pekerjaan dan Keluarga dalam Kehidupan Wanita Karir
Jadilah Wanita Karier yang Keren

Pada dasarnya, keutuhan dan keharmonisan keluarga merupakan tanggung jawab seluruh anggota keluarga. Namun, tak ada salahnya kalau Anda jadi inisiatornya. Di mulai dari Anda, kuncinya adalah komunikasi dan saling pengertian antar anggota keluarga.

Wanita karir yang keren itu adalah wanita karir yang punya komitmen tinggi menjaga keseimbangan pekerjaan dan keluarga.

Selamat mencoba jadi wanita karir yang keren!