Manajemen Karir: Manfaatnya bagi Perusahaan, Karyawan, dan Organisasi

Ilustrasi beberapa orang yang sedang meeting (freepik.com/rawpixel.com)

Terkadang seseorang yang ingin memulai pekerjaan atau ingin membuat sebuah lapangan pekerjaan, terlalu fokus kepada tujuan atau hasil yang ingin segera dicapai. Kemudian lupa untuk memperhatikan aspek peningkatan usaha yang yang harus dilakukan, dan proses yang harus dilalui untuk mencapai tujuan tersebut.

Nah, salah satu proses tersebut adalah adanya manajemen karir yaitu sebuah upaya yang dilakukan untuk mengelola alur kegiatan atau pergerakan karyawan yang terjadi sepanjang waktu untuk meningkatkan perkembangan karir yang lebih baik dari sebelumnya. Dalam jangka panjang, manajemen karir ini tidak hanya bermanfaat bagi karyawan saja tetapi juga bermanfaat untuk perusahaan atau organisasi. Sehingga penting untuk membuat sebuah sistem manajemen karir yang memiliki program jelas dan rapi serta melibatkan berbagai pihak yang sejalan dengan tujuan perusahaan.

Apakah manfaat manajemen karir itu? Yuk kita simak penjelasannya menurut Z.B. Leibowitz, C. Farren, dan B.L. Kaye, dalam bukunya yang berjudul Designing Career Development System, di bawah ini!

Manajemen Karir bagi Perusahaan

Manajemen karir penting bagi perusahaan untuk menciptakan lingkungan belajar dan mempertahankannya secara terus-menerus sebagai bagian dari strategi manajemen SDM. Manajemen karir juga termasuk bagian dari proses penting yang dilakukan perusahaan melalui kegiatan pengembangan karir karyawan menuju ke arah yang lebih baik. Untuk itu setiap perusahaan pasti akan terus berusaha meningkatkan jenjang karir karyawan yang memiliki potensi besar untuk memajukan perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa manfaat manajemen karir bagi perusahaan:

  1. Meningkatkan skill untuk mengelola karir karyawan
  2. Mendapatkan karyawan yang bernilai baik
  3. Terciptanya komunikasi yang baik antara manajer dan karyawan
  4. Perencanaan pengembangan staf yang lebih realistis
  5. Terdapat pengertian yang baik dari organisasi
  6. Productive performance appraisal discussion atau bisa diartikan diskusi penilaian kinerja produktif
  7. Meningkatkan reputasi sebagai “people developer”

Manajemen Karir bagi Individu (Karyawan)

Bagi setiap individu atau karyawan, manajemen karir adalah kegiatan yang sangat penting dilakukan untuk membantu individu dalam perencanaan karir dan pengembangan aktivitas yang menjamin perencanaan karir bisa sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dalam prosesnya akan melibatkan karyawan itu sendiri dan manajer perusahaan, serta mencakup konsep kesadaran diri, koneksi, eksplorasi karir, dan sebuah proses belajar sebagai investasi untuk meraih tujuan karir.

Berikut ini adalah beberapa manfaat manajemen karir bagi individu (karyawan):

  1. Dapat membantu atau bisa bermanfaat dalam kepuasan karir
  2. Meningkatkan kualitas dan kepuasan kerja
  3. Terjalin komunikasi yang baik antara karyawan dan manajer
  4. Membantu menetapkan tujuan dan ekspektasi yang realistis
  5. Mendapat informasi saat ini dan dimasa datang dari perusahaan
  6. Ada feedback atau umpan balik untuk kinerja
  7. Memiliki tanggung jawab yang besar untuk karirnya

Manajemen Karir bagi Organisasi

Manajemen karir kurang lebih sama seperti manajemen organisasi, karena bagaimanapun organisasi merupakan kumpulan individu. Manajemen karir juga penting bagi sebuah organisasi untuk menumbuhkan keterampilan dan pengalaman bisnis saat ini dan dimasa depan, karena kinerja manajemen menjadi kunci yang menentukan keberhasilan organisasi. Manajemen organisasi tidak hanya bekerja untuk kepentingan pribadi tetapi lebih kepada bekerja untuk memaksimalkan manfaat yang diberikan organisasi kepada anggotanya khususnya dan masyarakat pada umumnya. Proses manajemen organisasi dimulai dari perumusan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam jangka pendek yang nantinya akan dikembangkan menjadi tujuan jangka panjang.

Berikut ini adalah beberapa manfaat manajemen karir bagi organisasi:

  1. Dapat menggunakan skill pekerja
  2. Penyebaran informasi yang merata pada semua level
  3. Membuat komunikasi yang baik dalam organisasi secara keseluruhan
  4. Mendapatkan karyawan yang bernilai baik
  5. Meningkatkan efektivitas sistem personal
  6. Memberikan kesan kepada publik sebagai “people developer”
  7. Mengklasifikasi tujuan organisasi yang lebih baik untuk masa depan

Manajemen karir bukanlah sebuah program yang dijalankan dalam satu waktu tertentu akan selesai dan langsung membuahkan hasil. Tetapi manajemen karir adalah salah satu contoh lifelong program, yaitu sebuah program yang akan berjalan secara terus menerus dan tanpa batas untuk mendukung kesuksesan dan pertumbuhan perusahaan yang inovatif dan global.

Sumber Referensi:

  1. Manfaat dan Peran Manajemen Karir
  2. Pengertian Manajemen Karir
  3. Tujuan dan Proses Manajemen Karir
  4. Designing Career Development System, Z.B. Leibowitz, C. Farren, dan B.L. Kaye