Ingin Karir Sukses? Yuk Kenali Tahapan Perencanaan dan Perkembangannya

Ilustrasi seseorang yang sedang membuat perencanaan karir (freepik.com/creativeart)

Bagaimana sih karir yang dinyatakan sukses itu?

Apakah kesuksesan seseorang hanya diukur dari seberapa tinggi jabatan dan seberapa besar penghasilannya?

Tergantung dari setiap individu menilainya ya..

Sukses secara umum adalah sebuah keberhasilan dalam berbagai aspek, terlepas dari apapun keberhasilan itu.

Sedangkan sukses karir merupakan sebuah keberhasilan meraih karir yang diinginkan atau ditargetkan.

Nah, supaya kita bisa mewujudkan impian memiliki karir yang sukses berikut ini akan dijelaskan bagaimana tahapan perencanaan karir dan perkembangan karir..

Yuk kita simak!

Tahapan Perencanaan Karir

Perencanaan karir adalah sebuah rencana yang dibuat untuk memperoleh kedudukan di sebuah perusahaan sesuai dengan persyaratan yang ada dan sesuai kemampuan yang dimiliki. Kemudian, tahapan perencanaan karir adalah proses yang ditempuh dalam menyusun rencana karir. Berikut adalah tahapan perencanaan karir:

  1. Menentukan Visi dan Misi

Tentukan visi yang merujuk pada pandangan masa depan atau impian yang kita miliki di beberapa tahun yang akan datang. Setelah membuat visi yang diinginkan saatnya menyusun misi yaitu strategi atau langkah yang harus diterapkan untuk mewujudkan visi.

  1. Kenali Diri Sendiri dengan Baik

Pahami kekurangan dan kelebihan yang dimiliki kemudian fokuslah untuk memaksimalkan potensi dan kemampuan yang menjadi kelebihan diri.

  1. Mencari Peluang Karir Terkini

Carilah informasi sebanyak mungkin tentang loker diluar sana dan dari sumber manapun yang sesuai dengan minat dan bakat dalam diri untuk berpeluang besar memiliki pekerjaan yang diinginkan.

  1. Evaluasi Pencapaian yang Telah Diraih

Penting mengevaluasi pencapaian yang ada untuk mempersiapkan karir kedepannya, kemudian mencari informasi mengenai peluang karir untuk mempertimbangkan profesi apa yang memiliki prospek karir menjanjikan di masa depan.

  1. Merealisasikan career path

Memulai memetakan strategi secara terukur dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time-Bound), kemudian realisasikan secara konsisten.

Baca Juga : 8 Alasan Pentingnya Membuat Perencanaan Jenjang Karir

Tahapan Perkembangan Karir

Perkembangan karir adalah sebuah proses pembelajaran seumur hidup yang dilakukan seseorang untuk mengetahui diri, bereksplorasi, dan mengambil keputusan yang membentuk karir individu untuk mencapai hasil yang optimal dalam berkarir. Sedangkan, tahapan perkembangan karir adalah tahapan waktu dan usia yang akan dilewati seseorang yang bekerja, diawali dengan masa masuk kerja hingga masa pensiun.

Menurut teori Super Career Development (Super, 1990)

perjalanan karir setiap orang memiliki tantangan yang berbeda dan unik meskipun berada dalam posisi dan profesi yang sama, ada pula permasalahan dan krisis yang harus dihadapi di setiap tahap perkembangan karir.

Berikut adalah tahapan perkembangan karir menurut teori Super 1990:

  1. Tahap Pertumbuhan (Growth)

Tahap ini dimulai sejak seseorang berusia 0 – 14 tahun, di usia ini cenderung belajar tentang konsep diri, mengamati lingkungan sekitar, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mengembangkan minat, mulai memahami kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri.

  1. Tahap Eksplorasi (Exploration)

Tahap ini dimulai saat SMA hingga memiliki pekerjaan pertama di usia 15 – 24 tahun, di tahap eksplorasi ini akan ada banyak hal yang dicoba untuk mengetahui bakat dan minat pribadi. Kemudian melihat berbagai bidang pekerjaan yang ingin ditekuni, setelah menyelesaikan pendidikan seseorang mulai bekerja sesuai dengan pekerjaan yang dituju.

  1. Tahap Pembentukan / Penetapan (Establishment)

Tahap ini terjadi di rentang usia 25 – 44 tahun dimana seseorang sudah fokus pada satu pekerjaan dan yakin untuk memantapkan diri menapaki jenis karir di bidang pekerjaan yang telah dipilih.

  1. Tahap Pemeliharaan (Maintenance)

Tahap ini terjadi di rentang usia 45 – 65 tahun, di usia ini seseorang cenderung tetap bertahan pada pekerjaan yang telah dijalani dan mulai meningkatkan karir untuk mencapai puncak. Namun di tahap ini juga terdapat permasalahan yang akan terjadi jika kita tidak berkeinginan untuk terus belajar dan berinovasi, kita akan tertinggal dengan anak muda yang memiliki banyak pengetahuan dan mengikuti kondisi terkini.

  1. Tahap Penurunan (Decline)

Tahap yang terjadi di usia lebih dari 65 tahun, di usia yang sudah tidak produktif lagi seseorang akan mengalami penurunan energi dan minat pada pekerjaan, kemudian mulai mengurangi pekerjaan dan menyerahkannya kepada orang yang lebih muda. Di tahap ini juga seseorang akan mulai menghadapi masa pensiun.

Teori Super 1990 menyatakan bahwa tahapan-tahapan diatas bukan hal yang mutlak, tetapi keberhasilan pada suatu tahap tergantung pada keberhasilan di tahap sebelumnya. Misalnya, seseorang yang mengalami kegagalan di tahap eksplorasi akan memilih pekerjaan yang kurang sesuai dengan dirinya. Jadi, sebisa mungkin kita harus memaksimalkan keberhasilan di setiap tahapan perkembangan karir untuk mencapai karir yang diinginkan.

Tetap fokus ya! Semoga sukses karir!

Sumber Referensi:

  1. 5 Langkah Perencanaan Karir untuk Masa Depan
  2. Mengenal Perencanaan dan Perkembangan Karir yang sukses
  3. 5 Tahapan Perkembangan Karir
  4. Sejarah Teori Super