Career Development

Career Development Bagi Fresh Graduate, Pentingkah?

Memiliki karir yang bagus, pasti menjadi keinginan semua orang. Oleh karena itu, penting sekali kita menyusun Career Development.

Dengan begitu, kita lebih mudah menyiapkan tangga menuju kesuksesan. Untuk itu gali lebih dalam kemampuan diri, minat, dan bakat. Lakukan improvisasi diri dengan mengikuti pelatihan keterampilan. Hindari perasaan cepat puas, sebab kita harus terus belajar.

Tetapi, sebelum kita bahas lebih lanjut, Apa sih Career Development itu?

Career Development dalam bahasa Indonesia berarti Pengembangan Karir. Maksudnya, seseorang dengan sengaja bereksplorasi diri.

Sehingga, seseorang bisa menentukan pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian, keterampilan, serta minatnya. Tujuannya, agar ia bisa memberikan kontribusi terbaiknya untuk perusahaan tempatnya bekerja.

Umumnya, perusahaan memfasilitasi karyawan dengan paket pelatihan keterampilan berkala. Bagi fresh graduate, Career Development berguna untuk meningkatkan kepercayaan diri di dunia professional.

Lalu apa saja langkah untuk mencapai tujuan karir? Berikut tahapan Career Development yang sebaiknya dilakukan.

1. Masih Bimbang dengan Goals Career?

menentukan tujuan career
unsplash.com/Kaleidico

Kita harus menentukan tujuan karir dengan jelas. Hal ini, akan memacu semangat dalam menggapai goals utama. Bila, tujuan sudah pasti, langkah selanjutnya juga lebih mudah dilakukan. Target dapat mempermudah dalam penyusunan membuat misi yang spesifik dan realistis.

Dengan begitu, kita dapat mengukur progres diri ke arah goals tersebut. Mengobservasi tujuan tersebut akan meningkatkan pengetahuan dan wawasan mencapai rencana karir.

2. Keinginan Belajar Kuat untuk Mengembangkan Career

keinginan belajar kuat untuk mengembangkan career
Unsplash.com/Jeshoots.com

Cepat berpuas diri membuat seseorang tidak berkembang. Cobalah, untuk selalu terbuka menerima ilmu baru. Berani bereksplorasi untuk meningkatkan kualitas diri. Misalnya, mengikuti pelatihan di bidang yang kamu sukai.

Selanjutnya, terbuka untuk menerima pendapat mentor atau profesional. Gunakan, umpan balik yang mereka berikan sebagai bahan perbaikan. Dengan begitu, kita bisa meminimalisir kekurangan tersebut.

Kini, era digital membuat perkembangan terjadi setiap hari. Bahkan, selalu ada pembaharuan per detiknya. Untuk itu, wajib hukumnya mempersiapkan bekal amunisi. Supaya kita tetap relevan dengan kebutuhan pasar.

3. Meminta Bimbingan Relasi di Bidang Career yang Sama

bimbingan relasi di bidang career yang sama
unsplash.com/KennyEliason

Selanjutnya, lakukan riset mendalam pada bidangmu. Penting untuk melakukan riset pekerjaan yang sedang kita tekuni. Semakin kita mengenal bidang yang kita tekuni. Kita akan menemukan relasi di bidang yang sama. Bangunlah relasi sebanyak-banyaknya.

Jangan ragu meminta bimbingan teman yang lebih ahli. Pelajari banyak hal dari pengalaman mereka. Sebab, dari mereka kita bisa mempelajari kesalahan yang perlu kamu perhatikan di dunia profesional.

4. Berani Keluar Dari Zona Nyaman

keluar dari zona nyaman
Unsplash.com/SaraRolin

Seorang motivator terkenal dari Kanada, Bryan Tracy pernah mengatakan, Zona nyaman adalah musuh besar keberanian dan kepercayaan diri. Maka dari itu, waspadalah pada kondisi merasa nyaman dengan keadaan.

Kondisi ini bisa menjadi penghambat perkembangan diri kita. Tetap pacu diri untuk selalu belajar dan membangun jaringan profesional yang lebih luas.

Oleh sebab itu, cobalah tantang diri dengan pengalaman baru. Ambil project baru untuk melampaui kemampuan yang sebelumnya.

Lalu, ambil peran dan tanggung jawab baru. Jangan menyiakan peluang dan kesempatan yang datang. Sehingga, kembali lagi di poin awal, tetapkan target tujuan karir kita. Sebagai amunisi membangun mindset yang berorientasi pada kesuksesan.

Jadi itulah, Mengapa Career Development penting untuk Fresh Graduate?

Kesimpulannya, perkembangan diri dapat meningkatkan kemampuan bertahan hidup di era persaingan dunia kerja yang sangat ketat dan penuh ketidakpastian. (IG)

Baca Juga : Pentingnya Memiliki Career Development