Ingin Sukses di Dunia Kerja, Terapkan Integritas

Sukses di Dunia Kerja, Terapkan Integritas

The foundation stones for a balanced success are honesty, character, integrity, faith, love and loyalty.” – Dr. Laura Schlessinger. 

Cecilie _Arcurs/ Credit: Getty Images-https://www.gettyimages.com/photos/cecilie-arcurs

Dalam dunia yang penuh persaingan, integritas jadi elemen penting untuk menang dalam persaingan. Kompetisi atau persaingan  dunia kerja makin berat saat ini.  Untuk memenangkan kompetisi dunia kerja dan sukses di dalamnya dibutuhkan bukan hanya kompetensi akademis saja, tapi juga softskill.   

Softskill yang dibutuhkan oleh perusahaan yang merekrut para pekerja yang baru lulus  adalah sikap integritas calon pekerja.

Apabila seseorang punya sikap integritas berarti dia mampu menunjukkan integritas meskipun tidak ada seorang pun yang melihatnya.   Seringkali kita berbuat jujur dan bertanggung jawab saat  atasan di depan mata kita. Namun, ketika atasan sedang cuti atau tidak ada di tempat, kita langsung berbuat curang, tidak jujur dan tidak bertanggung jawab. 

Pekerja yang berintegritas berarti tunduk kepada moral dan prinsip etika di setiap aspek kehidupannya. Nilai integritas kita dimulai dari nilai pribadi dan dilanjutkan dengan  karakter saat bekerja.

Integritas juga mencakup dalam dunia pekerjaan yang profesional.  Jika karyawan memiliki integritas, maka atasan dapat mempercayai tim yang bekerja sama dengan sangat baik dan kerja keras.

Sikap karakter yang berhubungan dengan integritas,  sebenarnya dapat dikembangkan.   Integritas bukan ilmu yang dipelajari, tetapi  sikap hidup yang didasarkan kepada nilai-nilai yang dianut.  Beberapa nilai hidup yang menjadi elemen dari integritas adalah sebagai berikut ini:

Ramah

Pengertian ramah di sini bukan sekedar basa basi ramah di depan atasan, kustomer.   Tetapi pengertian ramah ketika kita menerima bantuan dari orang lain.  Kita juga mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah membantu pekerjaan kita. Kelihatannya sepele, tetapi justru sikap ini membuat kita dianggap sebagai orang yang punya integritas karena kita menghormati bantuan orang lain dengan mengatakan terima kasih.  Selalu mengirimkan “follow up email” untuk kesempatan interview yang diterima, juga untuk waktu yang disediakan untuk meeting bersama.

Hormat

Cara menghormati orang lain bukan dengan membungkuk-bungkuk di depan atasan. Tetapi caranya adalah dengan datang tepat waktu saat meeting, selalu memikirkan kepentingan orang lain, dan selalu menepati tenggat waktu untuk pekerjaan yang harus diselesaikan. Kita juga bisa menerima ide orang lain dengan baik, tanpa meremehkannya.  Apa yang kita janjikan harus  sesuai dengan hasil pekerjaan kita.

Jujur

Kejujuran adalah syarat mutlak dari integritas.  Apabila kita bekerja tanpa kejujuran baik itu bentuknya waktu, uang, janji, komitmen, maka atasan, perusahaan akan sulit mempercayai diri kita . Akhirnya tanpa kepercayaan, kita dianggap orang yang tak bisa bekerja dengan jujur.

Bekerja keras

Orang yang memiliki integritas akan bekerja keras untuk menghasilkan kualitas tinggi dari suatu pekerjaan.  Kegagalan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas baik akan mempengaruhi seluruh proses,  pertemanan, organisasi, perusahaan dan bisnis.

Penolong

Apabila ada seseorang teman atau kolega yang butuh bantuan karena dia merupakan pekerja baru, berikan bantuan tanpa diminta.  Apabila dalam kondisi emergency , kita pun harus memiliki untuk inisiatif untuk menolong menyelesaikan pekerjaan yang bukan pekerjaan kita.

Baca juga: 7 Tips Bikin Engagement di Instagram Meningkat!

Kesabaran

Sikap integritas ditunjukkan ketika orang dengan sabar menunggu gilirannya untuk berbicara di meeting, juga saat terjadi hal-hal yang buruk /tidak diharapkan.  Dia bisa menerima untuk mengulang kembali pekerjaan dan memperbaikinya.

Contoh integritas  dalam kehidupan kita sehari-hari:

  • Kita harus dapat menunjukkan hal yang benar dalam kehidupan sehari-hari.
  • Hindari untuk melakukan sharing informasi yang sifatnya rahasia kepada orang lain.
  • Berlaku jujur terhadap partner kerja.
  • Hindari bergosip dengan orang lain.
  • Menepati janji
  • Mengembalikan barang yang ditemukan tanpa berharap mendapatkan imbalan.
  • Mengaku jika kita bersalah.
  • Mengembalikan kepada kasir jika uang pengembalian yang diberikan berlebih.

Integritas dalam Kantor

Implementasi integritas di tempat kerja agar berdampak kepada perusahaan dimana kita bekerja.  Segala tindakan integritas dikerjakan tanpa harus ditunjukkan di depan  atasan.

Bekerja tepat waktu

Datang ke kantor tepat waktu dan selesaikan pekerjaan juga tepat waktu.  Jika kita mengalami kondisi emergency, ada yang sakit, kita harus segera melapor kepada atasan.  Memberikan alasan mengapa kita tidak masuk dan jika kita sendiri yang sakit, memberikan surat dokter.

Berikan Teladan

Apabila posisi kita sebagai supervisor/leader, berikan contoh yang baik kepada anak buah.  Anak buah akan melihat contoh yang baik, mereka pun akan berlaku yang sama seperti yang kita lakukan.

Berlatih tanggung jawab

Apabila Anda berbuat kesalahan, tanpa diketahui oleh siapa pun, Anda harus mengakuinya. Sebagai contoh, kita tidak mampu mengerjakan target karena ada kesalahan di pihak kita, maka akuilah dan berikan alasan kesalahan itu dan berjanji untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

Tunduk kepada Kebijakan Perusahaan


Sebagai pegawai baru, ada banyak peraturan perusahaan yang harus dipelajari dan diikuti serta dipratekan.  Peraturan itu diimplementasikan untuk kebaikan organisasi. Apabila kita tidak bisa mengikutinya, tentu kita diharapkan tidak bersama perusahaan tersebut.

Perbaiki Etika Kerja

Pekerjaan yang telah menjadi tanggung jawab kita, harus diselesaikan sebelum jatuh tempo.  Cara penyelesaiannya pun harus penuh tanggung jawab dan komitmen, bukan asal selesai.

Berikut ini tips tercepat untuk tetap mempertahankan integritas di tempat kerja:

1.Memberikan teladan dengan contoh yang baik

2.Lakukan komunikasi terbuka

3.Bertanggung jawab atas segala perbuatan yang dilakukan

4.Laporkan tindakan yang melanggar kode etik

5.Saling menghormati

6.Berlatih sabar dan kontrol emosi

Apakah kita sudah siap melakukan integritas dengan sepenuhnya? Ingat bahwa penerapan integritas jadi kunci kesuksesan dalam karir.

Sumber referensi:

Indeed Editorial, “Integrity in the workplace: Definition & Examples”